Tuesday, April 3, 2012

Limbah Tahu Disulap Jadi Pupuk Organik

[imagetag]

Kalau kita mendengar kata limbah, selalu terlintas sesuatu yang tak bermanfaat lagi. Seperti halnya limbah industri tahu. Selama ini limbah yang berupa ampas tahu itu hanya dimanfaatkan sebagai bahan baku tempe gembus.

Bahkan di beberapa pengolahan, tahu dibuang sebagai sampah. Tahukah Anda bahwa ampas tahu itu bisa dimanfaatkan untuk fungsi lain, misalnya sebagai pupuk organik. Ampas tahu diketahui memiliki unsur senyawa nitrogen (N), fosfat (P), dan kalium (K), yakni unsur hara yang dapat menyuburkan tanaman. Dibandingkan bahan makanan lain, unsur hara amplas tahu juga lebih tinggi.

Kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat membuat limbah ampas tahu belum dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik padat. Lima mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yaitu Etik Liswahyuningsih, Andang Ulfiyatul Khotimah, Dyah Titik Febriana Lisa Dwiana dari Jurusan Pendidikan Kimia, dan Dwi Ana Rizki dari pendidikan IPA pun meneliti pupuk organik dengan bahan baku utama limbah ampas tahu.

Setelah melakukan berbagai penelitian dan membaca sejumlah referensi tentang pupuk organik, akhirnya kelimanya berhasil mengolah limbah amplas tahu menjadi pupuk organik. Produknya sudah diuji coba.

Kelimanya juga melatih Kelompok Tani Sidomakmur Madugondo Sitimulyo, Piyungan, untuk membuat pupuk organik dari limbah tahu ini.

"Kelebihan pupuk organik dari amplas tahu ini, selain kandungan senyawa organiknya lebih banyak daripada unsur haranya, juga meningkatkan kesuburan kimia dan fisik tanah. Satu lagi, lebih aman dikonsumsi," ungkap Etik Liswahyuningsih.

Ketua Kelompok Tani Sidomakmur, Madugondo, Sitimulyo, Piyungan, Suladi menyambut baik pelatihan ini. Sebab, masyarakat mengetahui apa saja manfaat dari ampas tahu tersebut.


Sumber





mavia 04 Apr, 2012

No comments:

Post a Comment