Tuesday, March 20, 2012

[Cerita Panas] Perawan Lugu yang Binal

Seperti biasa , namanya juga anak sma pada saat itu, sekitar tahun 1997, baru hot banget yang namanya VCD porno.
Kebetulan di rumah juga baru beli VCD player, jadi deh kenakalan remaja dimulai dan siap dipraktekkan.
Aku punya seorang pembantu yang namanya SITI, anak dari dekat kotaku, dia datang menggantikan pembantuku yang lama.
Waktu itu aku pulang sekolah dan di rumah lagi komplit isi kelurga.
Seperti biasanya sepulang sekolah aku langsung makan, eh pas ke dapur aku liat ada cewek baru, sapa ya??? kebetulan ada mama, langsung aja aku dikenalin, ternyata dia pembantu baruku.
Si Siti orangnya cakep juga, 172cm,kulit indo biasa,tapi bersih deh,dan buah dadanya itu lho,buah dada anak 19 th juga yang masih mekar deh.
Mulai deh pikiran mupeng untuk deketin dia.

Hari berganti, sekitar sebulan kemudian,aku dan siti udah biasa ngobrol.
Suatu siang di sekolah kebetulan temanku ada yang bawa VCD porno, aku pinjam deh buat dibawa pulang, semua serba kebetulan memang, di rumah lagi kosong, tinggal nenek ku, langsung aja putar VCD porno di ruang tamu,kalau nenekku lewat langsung aja ku ganti ke saluran TV, tapi kalo siti yang lewat aku cuek aja,aku liat ekspresinya mesem-mesem, tapi dia lewat aja sambil ngerjain tugasnya beres-beres rumah.
Film masih berlanjut bro,dan kesempatan datang,SITI disuruh nenekku melipat pakaian di ruang tamu,wah kebetulan neh,bisa nonton bareng.
Sambil melipat pakaian aku aja dia ngobrol dan kusuruh nonton,dia malu-malu bro,cuma ngelirik aja ke film.
SITI bilang, kok nonton gituan seh,ga baek lho,kujawab aja, udah besar gini, tonton aja asyik lho, akhirnya dia nonton juga sambil melipat pakaian.
Mulai deh kugeser dudukku mendekat ke dia, eh dia mulai menggeser jauh,pelan tapi pasti kuajak dia ngobrol, kutanya udah ada cowok belum trus udah pernah ML belum, dia jawab belum semuanya.
Lagi asyik dia nonton, aku yang udah ga tahan langsung peluk dia dari belakang, kucium lehernya dan kuremas buah dadanya itu, dia berontak dan lari ke dapur lagi, gagal deh usaha pertama ku.

Hari berganti,datang lagi kesempatan itu,kuajak dia nonton lagi dan dia diam saja, sambil bilang, AWAS ya JANGAN macam-macam.Kujawab IYA deh.
Tapi mana bisa tahan bro, lagi asyik nonton cepat kupeluk dia dan kuremas lagi buah dadanya, dia berontak dan lari kekamarnya,aku susul sambil liat situasi,ternyata nenekku lagi masak.
Di kamar aku terkam dia dan kutindih dia, SITI mengancam akan berteriak,cepat kubungkam bibirnya dengan bibirku,kurayu dia,aku cuma pengen cium kamu,dia melemah dan mulai menerima bibirku,dan tangan nakalku mulai bergerilya ke buah dadanya,tanganku sudah mulai masuk ke dalam bra nya dan menyentuh putingnya,dia kegelian,tiba-tiba nenekku memanggil SITI, sial deh,besok lagi aja pikirku.
Akhirnya ada kesempatan lagi di samping rumah,aku bilang aku sayang dia,SITI bilang ga mungkin aku kan cuma pembantu,terus kurayu dan dia mau aku peluk,karena di tempat terbuka,aku mau dia oral *****Ku dia ga mau, aku paksa dia sampai dia jatuh dan langsung aku sumpel mulutnya dengan *****Ku dan langsung aku genjot mulutnya, sekita 5 menit muncrat deh dan penuh mulut SITI dengan air ****ku,dia sampai mau muntah,aku bilang telan, itu enak.
Selesai hari itu.
Terus kesempatan datang dan datang,kali ini siang hari saat dia tidur dan rumah sepi,cuma nenekku, dan dia tidur juga.
Aku mengendap masuk ke kamarnya dan langsung aku lihat dia pake rok,langsung aku singkap roknya dan kutarik celana dalamnya,dia kaget dan hampir melompat,kubilang aku cuma mau lihat M***mu, dia ga mau,jadi deh kupaksa lagi,dan kami bergulat di atas ranjang,akhirnya dia nyerah dan aku bisa membelai M****nya, dia mulai keenakan, langsung aku buka celanaku dan kusuruh dia oral lagi,tanggung neh pikirku, langsung kuganti posisi 69 dan makin asyik.
Sekitar 10 menit, aku udah ga tahan untuk mencicipi lubang surgawinya dan kubekap dia,takut dia berontak,dia nangis, dan berontak terus,tapi terus kutindih dia dan mulai menggesekkan K****ku di lubangnya,aku bilang diam!!!!! aku cuma menggesek aja,ga dimasukkin,akhirnya dia diam sambil nangis.
Namanya enak bro,aku bilang ke dia,aku masukkin sedikit ya kepalanya,dia ga mau dan mulai mau berontak lagi,aku rayu dia dan akhirnya dia mau.
Mulai kuarahan K****ku menuju lubangnya dan masuk kepalanya,dia kesakitan tapi terus kukayuh pelan.
karena sudah lumayan basah dan aku udah ga tahan,aku udah siap tembakan penuh,kupeluk erat dia dan kupegang tangannya, langsung kutancap sedalam-dalamnya,dia mau teriak,tapi kubungkam dengan bibirku.
Kudiamkan sebentar,airmatanya menetes makin deras,kuremas buah dadanya dan kukulum putingnya,aku sudah tidak perduli lagi ,langsung kugenjot habis bro,akhirnya sekitar 15 menit aku sampai puncak,kumuntahakn semua dalam rahimnya,enak sekali M****nya,hangat dan peret,kulihat darah menetes di seprei,namanya juga perawan.
Selesai itu kutinggal dia pergi dan tidur.

Berlanjut saat malam sepi,ortu keluar kota,tinggal aku berdua siti.
Dia mulai manja kepadaku setelah saat itu.
Dan aku ajak dia tidur berdua,ternyata malam itu,bukan aku yang meminta,tapi dia yang memulai,saat kami berdua di kamar,dia langsung saja menyambar K****ku dan langsung di oral,wah enak banget,rasanya dia langsung pintar.
Posisi 69 langsung terjadi,sambil kuremas buah dadanya dan kutarik putingnya,dia mulai berani mendesah,oh indahnya suara itu.
Sekitar 15 menit kami menikmati cairan kenikmatan,langsung dia merubah posisi diatasku,tapi dia tidak menancapkan lubangnya ke K****ku, aku bingung,ternyata dia menciumi seluruh tubuhku,mulai dari bibir,turun ke leher dan cukup lama dia mengulum putingku,lanjut lagi ke K****ku sebentar,
Aku sudah mendesah keenakan,dia langsung mengangkang diatas K****ku dan mengarahkan lubangnya,oh pintar sekali SITI, dia menjadi liar,dia bilang,IVAN kamu diam ya,kujawab iya.
Langsung deh dia tancap,pelan tapi pasti dan semua K****ku terbenam dalam lubang surgawinya.
Dia diam dan mulai menciumi bibirku dan leherku lalu dia mengulum putingku lagi,oh biar tidak digoyang,aku hampir keluar.
Tapi kutahan dan akhirnya dia mulai bergoyang,pelan dan makin cepat,seiring dengan teriakan mendesahnya,aku pun mulai asyik meremas buah dadanya.
Tarik putingnya IVAN,pintanya kepadaku,langsung aja kutarik dan dia makin berteriak.
Aku teriak juga,SITI!!!!! aku mau keluar,dia bilang, Sama-sama VAN!!!!!! terus kugoyang juga dia dari bawah,dan dia mulai tidak teratur,mulai dia menarik-narik putingku dan menciumiku ganas sekali.
Akhirnya aku sudah tidak tahan,Ayo SITI!!!!! bareng!!!!!!! dia jawab, IYA VAN!!!!!
sampailah puncak kenikamatan itu.kamu berpelukan dalam peluh.dan tidur dengan tenang.

Kejadian itu terus berulang setiap ada kesempatan,sampai suatu saat dia menikah dengan seorang pria dan mempunyai anak.
Setelah dia menikah,kami tidak melakukan lagi,walaupun dia masih datang ke rumahku setiap ada waktu.
Karena dia sudah dekat dengan keluargaku.

SITI... kenikmatan mu takkan kulupakan.

1 comment: